"SELEMBAR KATA, Menyejarahkan Peristiwa....."
Begitulah tulisan yang pertama kali tertera ketika membuka laman ini. Untaian kata sederhana yang sengaja saya pilih untuk menamai blog ini.
Melalui selembar kata, suatu peristiwa dapat tersejarahkan. Sepanjang lembaran tersebut tidak hilang, sekian tahun ke depan setelah peristiwa tersebut tergoreskan, siapapun bisa membacanya lagi, seseorang yang terlibat langsung dalam peristiwa tersebut bisa mengenangnya kembali, dan tentunya seseorang jika berkenan dapat mengambil ibroh atau hikmah atas peristiwa yang telah terjadi.
Banyak manfaat memang dari selembar kata.
Melalui selembar kata, manusia bisa belajar mengambil tindakan. Belajar menghindari/melenyapkan sesuatu di masa lalu yang negatif, dan mensuritauladani sekaligus mengembangkan hal-hal positif yang relevan dengan situasi saat ini.
Melalui selembar kata, pemikiran-pemikiran akrobatik manusia dapat dengan mudah tersebarkan, baik itu pemikiran politis dalam rangka penggiringan opini maupun pemikiran ilmiah nan cerdas yang memajukan peradaban.
Melalui selembar kata, opini-opini manusia yang tidak dapat tersampaikan melalui komunikasi verbal -apapun kendalanya- dapat terfasilitasi.
Melalui selembar kata, seseorang dapat membuang ketakutan-ketakutan yang biasa muncul dalam adu argumen secara tatap muka.
Melalui selembar kata, seseorang dapat menuangkan gagasan-gagasan secara lengkap dan sistematis, sehingga keambiguan yang kerap muncul dalam komunikasi verbal dapat diminimalisasi.
Melalui selembar kata, seseorang dapat mengungkapkan dan membahasakan segala yang dirasa.
Dalam pepatah latin dikatakan, scripta manent verba volant: "apa yang tertulis tetap ada, apa yang diucapkan menguap". Berpedoman pada pepatah tersebut, blog ini diharapkan menjadi saksi akan sekelumit cerita yang coba disejarahkan lewat untaian kata, sebagai pengekspresian diri akan kepekaan terhadap apa yang terjadi di sekitarnya, dengan sudut pandang penulis sendiri pastinya. Mohon dimaklumi juga jika terkadang postingannya berupaekspresi isi hati yang mungkin tidak terlalu penting bagi para pembaca. (:-D)
Sengaja penulis menggunakan gaya penulisan yang cenderung baku, karena di samping penulis tidak terlalu berbakat dengan bahasa gaul (:-D), melestarikan budaya berbahasa Indonesia yang baik dan benar itu adalah kebanggaan tersendiri bagi penulis. Harapannya, dengan gaya penulisan yang seperti ini tidak menjadikan blog ini sebagai sesuatu yang membosankan. Semoga blog ini senantiasa istiqomah dengan postingan-postingan yang positif, yang mampu menghadirkan manfaat terhadap kawan-kawan yang berkenan membaca. Prinsip penulis, nilai seorang manusia itu semahal nilai manfaat yang diberikannya kepada orang lain. Mari berbagi cerita berisi kebaikan, karena sesungguhnya kebaikan itu akan menular lewat mata para pembacanya.
Selamat membaca kawan. Jika berkenan, silakan tinggalkan jejak :)
[ Lanjut Baca.. ]
Begitulah tulisan yang pertama kali tertera ketika membuka laman ini. Untaian kata sederhana yang sengaja saya pilih untuk menamai blog ini.
Melalui selembar kata, suatu peristiwa dapat tersejarahkan. Sepanjang lembaran tersebut tidak hilang, sekian tahun ke depan setelah peristiwa tersebut tergoreskan, siapapun bisa membacanya lagi, seseorang yang terlibat langsung dalam peristiwa tersebut bisa mengenangnya kembali, dan tentunya seseorang jika berkenan dapat mengambil ibroh atau hikmah atas peristiwa yang telah terjadi.
Banyak manfaat memang dari selembar kata.
Melalui selembar kata, manusia bisa belajar mengambil tindakan. Belajar menghindari/melenyapkan sesuatu di masa lalu yang negatif, dan mensuritauladani sekaligus mengembangkan hal-hal positif yang relevan dengan situasi saat ini.
Melalui selembar kata, pemikiran-pemikiran akrobatik manusia dapat dengan mudah tersebarkan, baik itu pemikiran politis dalam rangka penggiringan opini maupun pemikiran ilmiah nan cerdas yang memajukan peradaban.
Melalui selembar kata, opini-opini manusia yang tidak dapat tersampaikan melalui komunikasi verbal -apapun kendalanya- dapat terfasilitasi.
Melalui selembar kata, seseorang dapat membuang ketakutan-ketakutan yang biasa muncul dalam adu argumen secara tatap muka.
Melalui selembar kata, seseorang dapat menuangkan gagasan-gagasan secara lengkap dan sistematis, sehingga keambiguan yang kerap muncul dalam komunikasi verbal dapat diminimalisasi.
Melalui selembar kata, seseorang dapat mengungkapkan dan membahasakan segala yang dirasa.
Dalam pepatah latin dikatakan, scripta manent verba volant: "apa yang tertulis tetap ada, apa yang diucapkan menguap". Berpedoman pada pepatah tersebut, blog ini diharapkan menjadi saksi akan sekelumit cerita yang coba disejarahkan lewat untaian kata, sebagai pengekspresian diri akan kepekaan terhadap apa yang terjadi di sekitarnya, dengan sudut pandang penulis sendiri pastinya. Mohon dimaklumi juga jika terkadang postingannya berupa
Sengaja penulis menggunakan gaya penulisan yang cenderung baku, karena di samping penulis tidak terlalu berbakat dengan bahasa gaul (:-D), melestarikan budaya berbahasa Indonesia yang baik dan benar itu adalah kebanggaan tersendiri bagi penulis. Harapannya, dengan gaya penulisan yang seperti ini tidak menjadikan blog ini sebagai sesuatu yang membosankan. Semoga blog ini senantiasa istiqomah dengan postingan-postingan yang positif, yang mampu menghadirkan manfaat terhadap kawan-kawan yang berkenan membaca. Prinsip penulis, nilai seorang manusia itu semahal nilai manfaat yang diberikannya kepada orang lain. Mari berbagi cerita berisi kebaikan, karena sesungguhnya kebaikan itu akan menular lewat mata para pembacanya.
Selamat membaca kawan. Jika berkenan, silakan tinggalkan jejak :)
"Ya Rabb, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik yang memberi tempat" (QS. Al Mu'minuun: 29)
-orang boleh pandai setinggi langit. Namun, selama ia tidak menulis, ia akan hilang dari masyarakat dan sejarah-
